Kades Loa Raya, Martin. *(ADV Diskominfo Kukar/nr)

Harianutama.id, TENGGARONG — Pemerintah Desa Loa Raya terus mendorong modernisasi pertanian dengan menyiapkan sejumlah langkah konkret. Fokus utama pada tahun depan adalah pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) dan distribusi bibit unggul untuk kelompok tani.
Kepala Desa Martin mengatakan bahwa mayoritas petani di Loa Raya masih menggunakan alat tradisional dalam mengolah lahan, yang membuat pekerjaan menjadi berat dan hasil panen kurang maksimal.
“Kita harus bantu mereka lewat mekanisasi. Traktor dan mesin perontok jadi kebutuhan paling mendesak,” kata Martin.
Proposal pengadaan alsintan sudah disampaikan ke Dinas Pertanian Kukar. Selain itu, pemerintah desa juga telah menganggarkan dana untuk pembelian bibit padi unggul dan pupuk sebagai upaya peningkatan hasil pertanian.
“Kami tidak hanya sediakan alat, tapi juga bahan baku pertanian agar hasilnya lebih maksimal,” ucapnya.
Martin menekankan bahwa modernisasi pertanian tidak hanya bicara soal alat, tapi juga soal perubahan pola pikir petani agar lebih terbuka terhadap teknologi.
“Kami ajak petani mengikuti pelatihan agar mereka bisa pakai alat modern dengan benar,” tambahnya.
Pemerintah desa juga menjalin kerja sama dengan kelompok tani agar proses distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan terpantau dengan baik.
“Semua harus transparan. Kita buat data petani agar tahu siapa yang sudah dibantu dan siapa yang belum,” katanya.
Ia berharap dengan program ini, pertanian di Loa Raya bisa menjadi sektor andalan dan menciptakan petani yang lebih sejahtera.
“Kalau petani kuat, maka desa ini juga akan tumbuh jadi desa mandiri pangan,” pungkas Martin. (*)

